Kepahiang – Pemerintah Desa Talang Sawah, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kepahiang atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada salah satu warganya yang menjadi korban sengatan aliran listrik.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada awal tahun 2025, tepatnya 12 Maret, ketika seorang warga bernama Anggi (21) mengalami kecelakaan saat melintas di jalan raya Desa Babatan dengan mengendarai sepeda motor. Saat itu, kabel listrik yang terjatuh di badan jalan tanpa sengaja tertabrak, sehingga menyebabkan korban tersengat aliran listrik yang mengenai bagian kaki kanan dan tubuhnya.
Penjabat (PJ) Kepala Desa Talang Sawah, Suardi, saat ditemui di Balai Desa pada Kamis siang, menjelaskan bahwa sejak kejadian tersebut pihak pemerintah desa terus berupaya memberikan pendampingan serta mencarikan solusi terbaik bagi kesembuhan korban.
“Kami dari Pemerintah Desa Talang Sawah tidak tinggal diam. Sejak awal kejadian, kami terus berupaya membantu dan memantau kondisi korban agar bisa segera pulih,” ujar Suardi.
Ia juga mengungkapkan bahwa berbagai pihak telah menunjukkan kepeduliannya, termasuk Dinas Sosial Kabupaten Kepahiang yang turut memberikan bantuan sosial kepada korban. Selain itu, pihak PLN melalui tim medis juga dinilai cukup bertanggung jawab dalam penanganan korban, mulai dari pengobatan luka hingga pemantauan kondisi kesehatan secara berkala.
“Alhamdulillah, Dinsos Kepahiang telah memberikan bantuan, dan dari pihak PLN juga terus memantau kondisi korban serta memberikan fasilitas seperti kursi roda untuk membantu aktivitas sehari-hari,” tambahnya.
Saat ini, kondisi Anggi masih dalam tahap pemulihan dan membutuhkan perawatan lanjutan. Akibat kejadian tersebut, korban belum dapat beraktivitas seperti biasa, termasuk untuk bekerja memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Untuk sementara, kebutuhan keluarga ditopang oleh sang istri.
Pemerintah Desa Talang Sawah juga terus memantau kondisi korban dan memberikan dukungan, baik melalui bantuan sosial maupun koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
“Kondisi Anggi sangat memprihatinkan, karena saat ini ia belum bisa bekerja. Kami berharap tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga ada perhatian dari para dermawan untuk membantu meringankan beban saudara kita ini,” tutup Suardi.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan serta perhatian terhadap infrastruktur kelistrikan di ruang publik, agar kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.(Adv)














