BENGKULU UTARA, LSN – Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, Parmin, S.IP, bersama Bupati Arie Septia Adinata, SE, M.AP, melakukan kunjungan kerja ke Pulau Enggano, salah satu wilayah terluar yang masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Bengkulu Utara. Kegiatan ini turut didampingi oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah daerah terhadap pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah.
Setibanya di lokasi, rombongan disambut hangat oleh masyarakat dan tokoh adat Enggano. Agenda kunjungan diawali dengan peninjauan sejumlah fasilitas umum, Fasilitas sosial, serta beberapa proyek pembangunan yang sedang berjalan di lapangan.
Dalam kesempatan itu, Bupati Arie menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pembangunan di wilayah terluar tidak tertinggal dari wilayah daratan. “Pulau Enggano memiliki potensi besar, tetapi juga tantangan yang tak sedikit. Pemerintah hadir untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun wilayah yang dilupakan,” ujarnya.
Ketua DPRD Parmin, S.IP menambahkan bahwa kehadiran mereka bukan hanya bersifat seremonial, melainkan untuk menyerap langsung aspirasi warga. Tidak cukup hanya berdasarkan laporan. Kami datang, mendengar langsung, dan mencatat untuk kami perjuangkan dalam kebijakan dan anggaran daerah,” ucapnya.
Dalam dialog bersama masyarakat, sejumlah persoalan strategis mengemuka, mulai dari akses transportasi yang terbatas, layanan kesehatan yang masih minim, keterbatasan jaringan komunikasi, hingga tingginya harga kebutuhan pokok akibat hambatan distribusi. Bupati dan Ketua DPRD berjanji akan membawa isu-isu tersebut ke meja perumusan kebijakan agar segera mendapatkan solusi nyata.
Tak hanya berdialog, dalam kunjungan tersebut pemerintah daerah juga menyerahkan sejumlah bantuan serta memastikan kelanjutan beberapa program pertanian, kesehatan pendidikan dan pembangunan strategis di Enggano. Kunjungan ini diharapkan memperkuat jembatan komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat kepulauan enggano. {Adv}














