Teror Anjing Liar di Kepahiang, Dua Warga Digigit dalam Satu Sore

KEPAHIANG – Warga Desa Bumi Sari, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, dibuat geger oleh kemunculan seekor anjing liar yang diduga mengamuk dan menyerang dua warga, Sabtu (6/6/2026) menjelang waktu Magrib.

Peristiwa tersebut sontak mengundang kepanikan masyarakat. Informasi mengenai adanya anjing liar yang menggigit warga dengan cepat menyebar di lingkungan desa hingga ke berbagai grup percakapan masyarakat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, anjing yang belum diketahui pemilik maupun asal-usulnya itu dilaporkan menggigit dua warga di lokasi yang berbeda. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung meningkatkan kewaspadaan dan berupaya mencari keberadaan hewan tersebut guna mencegah jatuhnya korban lain.

Sejumlah warga kemudian melakukan pencarian secara bersama-sama di beberapa titik yang diduga menjadi lokasi persembunyian anjing tersebut. Situasi sempat menegangkan karena masyarakat khawatir hewan itu kembali menyerang warga yang sedang beraktivitas di sekitar desa.

Setelah dilakukan penyisiran selama beberapa waktu, warga akhirnya berhasil menemukan anjing tersebut dan melumpuhkannya.

Informasi yang diterima Liputansatunews.com pada Sabtu malam sekitar pukul 20.43 WIB menyebutkan bahwa anjing yang diduga menjadi pelaku penyerangan sudah berhasil ditangani sehingga tidak lagi membahayakan masyarakat.

Salah seorang warga melalui pesan WhatsApp menginformasikan bahwa anjing tersebut telah mati setelah berhasil dilumpuhkan warga.

Sementara itu, warga lainnya, Suryono, juga membenarkan bahwa situasi telah kembali aman dan anjing tersebut tidak lagi berkeliaran di lingkungan permukiman.

Meski kondisi telah terkendali, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap keberadaan hewan liar yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.

Korban gigitan juga disarankan segera mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur kesehatan guna mengantisipasi risiko infeksi maupun kemungkinan paparan penyakit yang dapat ditularkan melalui gigitan hewan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti asal-usul maupun kondisi kesehatan anjing tersebut sebelum melakukan penyerangan. Pihak terkait bersama masyarakat masih terus menghimpun informasi lebih lanjut mengenai kejadian yang sempat menghebohkan warga Desa Bumi Sari tersebut.

(Redaksi Liputansatunews.com)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *