Kepahiang – Pemerintah Desa Desa Kutorejo, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyampaian dan pembahasan pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2025.
Kegiatan yang dilaksanakan di balai desa tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Haji Nurkholis, unsur pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga sebagai bentuk keterbukaan informasi publik.
Dalam forum musyawarah, pemerintah desa menyampaikan secara rinci realisasi penggunaan anggaran sepanjang tahun 2025, mulai dari bidang penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Dalam sambutannya, Haji Nurkholis menegaskan bahwa Musdes pertanggungjawaban ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas kepada masyarakat.
“Seluruh penggunaan anggaran desa telah kami laksanakan sesuai dengan perencanaan dan ketentuan yang berlaku. Melalui musyawarah ini, kami membuka ruang bagi masyarakat untuk mengetahui, mengevaluasi, serta memberikan masukan demi perbaikan ke depan,” ujarnya.
Peserta musyawarah tampak aktif memberikan tanggapan, saran, serta pertanyaan terkait pelaksanaan program dan penggunaan anggaran desa. Hal ini menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan desa.
Selain itu, BPD sebagai lembaga pengawas desa juga menyampaikan hasil evaluasi serta rekomendasi terhadap pelaksanaan APBDes 2025 agar ke depan pengelolaan anggaran dapat semakin optimal dan tepat sasaran.
Musyawarah desa ini kemudian menghasilkan kesepakatan bersama untuk menerima laporan pertanggungjawaban APBDes Tahun 2025 dengan sejumlah catatan perbaikan yang akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan program tahun berikutnya.
Dengan dilaksanakannya Musdes ini, Pemerintah Desa Kutorejo berharap kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan desa semakin meningkat serta mendorong terwujudnya pembangunan desa yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan.(advetorial)
