Kepahiang – Bupati Kepahiang Zurdi Nata angkat bicara soal kasus dugaan intimidasi yang dilakukan oknum Kepala Dinas PMD Kepahiang terhadap tujuh orang wartawan. Bupati menyayangkan tindakan arogansi bawahannya tersebut.
Kasus itu terjadi beberapa hari lalu dan kini resmi dilaporkan ke Satreskrim Polres Kepahiang. Tujuh wartawan mengaku mendapat intimidasi dari oknum Kadis PMD saat menjalankan tugas jurnalistik.
Saat dikonfirmasi, Selasa (4/5/2026), Bupati Zurdi Nata menegaskan tindakan seperti itu tidak seharusnya terjadi. Menurutnya, setiap pihak harus saling menghormati, apalagi pejabat publik yang seharusnya menjadi teladan.
“Saya sangat menyayangkan tindakan arogansi yang dilakukan. Hal-hal seperti itu tidak mesti dilakukan. Kita harus saling menghormati satu sama lain,” tegas Zurdi Nata.
Bupati menyebut dalam waktu dekat pihaknya akan segera memanggil oknum Kadis PMD Kepahiang untuk dimintai klarifikasi terkait kasus tersebut. Ia sudah menginstruksikan Sekretaris Daerah untuk menindaklanjuti pemanggilan.
Zurdi Nata juga mengingatkan seluruh ASN dan pejabat di lingkungan Pemkab Kepahiang agar mencerminkan kepribadian baik sebagai pelayan publik.
“Sebagai pelayan publik, ASN dan pejabat harus mencerminkan hal-hal yang baik bagi semua. Jadilah teladan bagi masyarakat,” tutupnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Kepahiang masih mendalami laporan dari tujuh wartawan tersebut.(Redaksi)
