Sekda Kepahiang Pastikan Rp14 Miliar Disiapkan untuk PBI BPJS Kesehatan, 30.800 Warga Jadi Sasaran

KEPAHIANG — Pemerintah Kabupaten Kepahiang memastikan anggaran sekitar Rp14 miliar disiapkan untuk membiayai BPJS Kesehatan bagi masyarakat penerima bantuan iuran (PBI) pada Tahun Anggaran 2027.

Kepastian tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepahiang, Dr. Hartono, M.Pd., M.H., yang juga menjabat Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Kepahiang.

Hartono menjelaskan, anggaran tersebut akan dialokasikan melalui APBD Kabupaten Kepahiang untuk membiayai iuran BPJS Kesehatan bagi sekitar 30.800 peserta yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.

“Rp14 miliar anggaran disiapkan untuk membiayai BPJS Kesehatan bagi warga penerima bantuan iuran. Ini menjadi kewajiban daerah. Anggaran ini dialokasikan untuk tahun 2027,” ujar Hartono.

Menurutnya, penerima PBI BPJS Kesehatan merupakan masyarakat yang masuk kategori kurang mampu dan memenuhi kriteria untuk mendapatkan jaminan kesehatan yang pembiayaannya ditanggung pemerintah.

Hartono mengatakan, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi terhadap data penerima secara berkala. Sementara terkait kemungkinan penambahan peserta, hal tersebut akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Syarat warga yang menerima PBI ini adalah masyarakat yang tergolong kurang mampu. Pemkab Kepahiang memastikan warga yang benar-benar layak menerima jaminan kesehatannya untuk ditanggung oleh pemerintah,” jelasnya.

“Memang ada evaluasi setiap tahunnya, namun untuk menambah jumlah penerima, kita sesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” sambung Hartono.

Ia menegaskan, pembiayaan PBI BPJS Kesehatan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Dengan dukungan pembiayaan tersebut, pemerintah berharap masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh akses layanan kesehatan dan tetap terjaga produktivitasnya.

“Ini semata-mata dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat untuk meningkatkan masyarakat yang sehat dan produktif,” pungkas Hartono.(Advetorial)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *