Kasus Gita Kian Panas! Dua Oknum Polisi Dilaporkan ke Propam Polda Bengkulu

BENGKULU – Gelombang polemik kematian Gita Fitri terus membesar. Kini, sorotan tajam mengarah ke internal kepolisian. Dua oknum anggota Polres Kepahiang resmi dilaporkan ke Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Bengkulu oleh tim kuasa hukum keluarga korban.

Laporan tersebut diajukan oleh Kantor Hukum Rustam Efendi, S.H. & Partners kepada Kapolda Bengkulu melalui Kabid Propam Polda Bengkulu, menyusul dugaan adanya pelanggaran kode etik serta penyalahgunaan wewenang dalam penanganan perkara kematian perempuan muda tersebut.

Dalam dokumen pengaduan yang dilayangkan, tim kuasa hukum menyertakan sejumlah nama oknum anggota kepolisian yang diduga terlibat.

Kuasa hukum keluarga korban, Rustam Efendi, S.H, menegaskan bahwa laporan tersebut merupakan langkah awal untuk mendorong pengawasan internal kepolisian terhadap dugaan kejanggalan dalam penanganan kasus kematian Gita Fitri.

“Itu data oknum yang dilaporkan sementara. Tidak menutup kemungkinan ada beberapa oknum lain yang juga akan kami laporkan. Saat ini masih kami telaah dan kaji sejauh mana dugaan pelanggaran yang dilakukan oknum-oknum lainnya,” tegas Rustam Efendi, Jumat (6/3/2026).

Menurut Rustam, timnya masih melakukan pendalaman terhadap berbagai informasi, keterangan saksi, serta dokumen yang berkaitan dengan proses penyelidikan sebelumnya. Ia menilai ada sejumlah hal yang patut diuji melalui mekanisme pengawasan internal kepolisian.

Langkah hukum ini, kata dia, bukan sekadar laporan biasa, melainkan bentuk dorongan agar proses penegakan hukum berjalan profesional, transparan, dan akuntabel.

“Tujuannya jelas, agar penanganan perkara ini benar-benar sesuai prosedur dan tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, keluarga almarhumah Gita Fitri berharap laporan yang telah masuk ke Propam Polda Bengkulu dapat segera diproses secara serius. Mereka meminta seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan perkara ini diperiksa secara objektif demi mengungkap fakta yang sebenarnya.

Kasus kematian Gita Fitri sendiri sejak awal memang menyita perhatian publik. Sejumlah kejanggalan yang diungkap keluarga korban hingga desakan masyarakat untuk membuka fakta sebenarnya membuat perkara ini terus menjadi sorotan.

Kini, dengan masuknya laporan terhadap oknum aparat ke Propam Polda Bengkulu, tekanan publik semakin besar agar pengusutan kasus ini dilakukan secara terbuka dan tanpa kompromi.

Liputansatunews.com akan terus menelusuri perkembangan terbaru kasus ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *