KEPAHIANG, LSN – Kepala Desa Tanjung Alam Feri Marzoni Klarifikasi Soal Tudingan Perselingkuhan dan Kegaduhan Yang Terjadi Di Desa Tanjung Alam.
Dirinya Mengatakan Bahwa Kejadian Sebenarnya Tidak Seperti Isu Yang berkembang Saat ini, dan kalau masalah yang di viralkan yang dituduh selingkuh, Dirinya mengatakan Bukan Selingkuh melainkan dirinya menikah lagi dan itupun sudah ada persetujuaan Dari istri pertama dengan surat bermaterai sebagai pengurusan izin poligami.
” saya bukan selingkuh saya menikah lagi berkas – berkas lengkap mulai dari kesanggupan surat pernyataan kesanggupan apapun yang dipinta sudah saya berikan dan kemudian saya sudah menikah, bahkan sudah sempat mengurus Izin Poligami, jadi tidak ada perselingkuhan ” Ujar Feri.
Dirinya berharap agar urusan pribadinya tidak dicampuradukan dengan urusan pemerintahan Desa.
Begitu pula Dengan tudingan tidak konsudif dan terjadinya kegaduhan di Desa, dirinya mengatakan tidak Ada yang namanya kegaduhan dan keributan di Desa tanjung alam Semua Baik – baik saja.
” Dari awal sampai saat ini kondusif tidak ada keributan, Roda pemerintahan jalan, lembaga jalan, ibu – ibu kader ponsyandu jalan, surat pernyataan kondusifnya ada saya sampaikan ke inspektorat” Kata Feri.
Bahkan dirinya menunjukan lembar petisi yang ditandatangani 350 Warga Desa Tanjung alam yang menyatakan masih Setuju Dirinya untuk menjadi Kepala Desa , tanda tangan bahkan dilampiri poto pada saat penandatanganan dan dikuatkan dengan potokopi KTP Warga yang masih setuju dirinya menjadi Kepala Desa.
” Untuk mengimbangi petisi yang beredar sebelumnya, saya memerintahkan orang -orang saya Keluarga saya untuk mendatangi masyarakat menanyakan bahwa masyarakat tersebut apa masih setuju atau tidak saya menjadi kepala Desa dan ternyata sekitar 350 warga itu masih setuju dengan saya untuk menjadi kepala Desa, sampai saat ini masyarakat masih setuju dengan saya” Ujar Feri.
Dirinya membantah petisi yang sebelumnya yang beredar mengatakan masyarakat tidak setuju lagi dirinya menjadi Kepala Desa.
” dan memang katakanlah tanda tangan – tanda tangan petisi itu banyak yang dilanggar saya punya video saya punya buktinya bahwa itu banyak yang dilanggar oleh mereka, ini adalah murni imbas dari politik pilkades” Kata Feri.(Redaksi)














