Warga Sidodadi Laporkan Keluhan Jaringan Listrik Hingga ke PLN Bengkulu, Soroti Kabel Estafet yang Dinilai Membahayakan

Kepahiang – Keluhan terkait kondisi jaringan listrik di lingkungan RT 11 RW 04 Kelurahan Pasar Ujung, Kecamatan Kepahiang, terus bergulir. Setelah sebelumnya menyampaikan laporan resmi ke ULP PLN Kepahiang, warga Sidodadi kini kembali melayangkan laporan ke UP3 PLN Bengkulu guna meminta penanganan serius terhadap kondisi instalasi listrik yang dinilai membahayakan masyarakat.

Laporan tersebut berkaitan dengan keberadaan tiang listrik yang disebut telah berdiri kurang lebih selama 15 tahun, namun belum diimbangi dengan pemasangan jaringan kabel standar sesuai prosedur operasional. Kondisi itu dinilai semakin berisiko karena kawasan pemukiman saat ini sudah padat penduduk.

“Kami membuat laporan resmi ke UP3 Bengkulu supaya segera ditindaklanjuti,” ujar Sandes kepada awak media.

Warga mengungkapkan, sedikitnya 18 rumah masih menggunakan kabel estafet yang dinilai sudah tidak layak pakai. Selain kondisi kabel yang semrawut, jaringan tersebut juga disebut rawan menimbulkan korsleting listrik hingga kebakaran.

Bahkan, menurut warga, beberapa waktu lalu kabel tersebut sempat mengeluarkan percikan api yang menyebabkan aliran listrik di belasan rumah padam secara tiba-tiba.

“Sebanyak 18 rumah masih menggunakan kabel estafet. Bahkan sudah ada warga yang tersengat listrik akibat kabel yang tidak layak pakai. Kalau sampai terjadi korsleting dan mengakibatkan kebakaran, siapa yang akan bertanggung jawab,” tegas Sandes.

Dalam laporan yang disampaikan ke UP3 PLN Bengkulu, warga menyampaikan sejumlah tuntutan dan harapan agar persoalan tersebut segera mendapatkan perhatian serius. Beberapa poin yang diajukan di antaranya peningkatan keamanan instalasi listrik di lingkungan warga, pengurangan risiko kebakaran akibat korsleting, penataan jaringan listrik agar lebih rapi dan sesuai standar, hingga pemberian rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Selain itu, warga juga mendesak agar pihak PLN segera menindaklanjuti keluhan yang telah disampaikan demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Meski harus menempuh perjalanan jauh dari Kepahiang menuju Bengkulu untuk menyampaikan laporan tersebut, warga berharap langkah mereka dapat menjadi perhatian serius pihak UP3 PLN Bengkulu maupun ULP PLN Kepahiang.

“Kami mendesak pihak PLN untuk segera mengatasi persoalan yang kami sampaikan tersebut,” tutup Sandes.(Redaksi)

Exit mobile version