Kepahiang – Dalam upaya menggali dan memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai sumber pendanaan pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Kepahiang bersama Polres Kepahiang dan UPT PPD Samsat Kepahiang meluncurkan inovasi layanan publik bertajuk SANTAI SAYANG (Samsat Angkringan Tanpa Antrian Semangat Kepahiang).
Program ini dihadirkan untuk mendekatkan pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) kepada masyarakat dengan konsep yang lebih santai, cepat, dan tanpa antrean. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung setiap minggu pertama dan minggu ketiga setiap bulan, mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai, dengan lokasi pelayanan di sekitar Tugu Kopi Pasar Kepahiang.
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Kepahiang Jhono Antoni, S.Sos., M.M., CGRE., FRMP melalui Kepala Bidang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Amarullah Muttaqin, S.E., MAP menyampaikan hal tersebut saat melaksanakan kegiatan SANTAI SAYANG di kawasan Tugu Kopi Kepahiang pada Sabtu sore (21/2/2026).
Amarullah menjelaskan, kegiatan ini pertama kali dilaksanakan pada akhir Desember 2025 dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Banyak warga yang mengapresiasi inovasi tersebut karena memudahkan mereka dalam menunaikan kewajiban pajak kendaraan tanpa harus datang langsung ke kantor Samsat.
“Program ini merupakan salah satu bentuk inovasi pelayanan publik untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor. Respon masyarakat sangat positif, sehingga kegiatan ini akan terus kita lanjutkan secara rutin,” jelas Amarullah.
Sementara itu, Kepala BKD Kepahiang Jhono Antoni menegaskan bahwa pihaknya terus mendorong berbagai inovasi guna meningkatkan capaian target pendapatan daerah, khususnya dari sektor pajak.
“BKD melalui Bidang PAD terus berinovasi dalam meningkatkan pendapatan daerah. Di akhir tahun kemarin kami telah menjalankan kegiatan Santai Sayang. Semua ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor,” ujar Jhono Antoni.
Lebih lanjut Amarullah Muttaqin menambahkan, peningkatan pendapatan daerah juga dilakukan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat atau jemput bola, sekaligus memberikan pemahaman tentang pentingnya kepatuhan membayar pajak.
“Salah satu upaya meningkatkan pendapatan daerah adalah dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat serta melakukan jemput bola melalui berbagai strategi, baik dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor, Pajak Bumi dan Bangunan, maupun sektor penerimaan pajak lainnya,” ungkap Amarullah.
Ia juga menegaskan bahwa Bidang PAD siap terus berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan SANTAI SAYANG sesuai jadwal yang telah disepakati setiap bulannya.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat wajib pajak, selain membayar pajak di Kantor Samsat Kepahiang maupun di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kepahiang, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Mobil Samsat Keliling yang hadir dalam kegiatan Santai Sayang di sekitar Tugu Kopi Kepahiang,” tutup Amarullah.(Adv/redaksi)
