Liputansatunews.com-Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepahiang, Dr. Hartono ajak masyarakat melestarikan kebudayaan lokal. Ajakan itu guna mempertahankan kebudayaan yang ada agar tidak hilang ditelan zaman, terutama di era teknologi seperti saat ini.
“Mari kita tetap lestarikan kebudayaan lokal, jangan sampai kebudayaan yang ada hilang terkikis zaman,” ajak Sekda untuk seluruh masyarakat Kabupaten Kepahiang pada saat menghadiri acara workshop kebudayaan ulu, malam budaya serawai, di Desa Tanjung Alam, Sabtu, 26 Oktober 2024.
Di era teknologi, dimana artificial intelligence (AI) atau mesin teknologi cerdas buatan, seperti handphone yang dimana kini sudah menguasai manusia. Karena di dalam handphone terdapat banyak aplikasi salah satunya sosial media, sehingga membuat manusia sibuk dengan aktivitas yang ada di sosial media tersebut.
Dalam kesempatan itu, Sekda juga mengajak masyarakat untuk relevan mengikuti perkembangan zaman, namun tidak lupa tetap melestarikan kebudayaan peninggalan leluhur.
“Kita juga dituntut mengikuti perkembangan zaman, namun, kita juga harus tetap melestarikan kebudayaan yang ada, dimana tempo dulu itu juga bagian warna dari kehidupan para nenek moyang,” kata Hartono.
Salah satu cara untuk melestarikan kebudayaan yang ada, yaitu membangun komunitas dari mereka yang memiliki pemikiran sama tentang kebudayaan.
Dari sana, akan timbul suatu gerakan bersama yaitu melestarikan kebudayaan dengan cara mempelajarinya.
“Sehingga nanti sewaktu-waktu bisa ditampilkan untuk dipertunjukkan kepada publik, bahwa kita di Kabupaten Kepahiang ini memiliki budaya tidak kala elok dari yang lain,” sebutnya.
Ia juga menyebut dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Kepahiang akan selalu memberi dukungan kepada mereka yang mau melestarikan budaya. (ADV)
