Berebut Warisan Adik Bunuh Kakak Kandung, Ini Kronologisnya

REJANG LEBONG, LSN – Warga Kecamatan Kota Pada, Kabupaten Rejang Lebong gempar lantaran seorang petani ditemukan bersimbah darah.

Kekadian pada Jum’at 3 Juni 2022 kemarin, petani yang bernama Jamenom (45) warga Desa Taba Anyar tewas di kawasan perkebunan yang berada di Desa Tanjung Gelang Kecamatan Kota Padang.

Tim Opsnal Polsek Kota Padang Juga telah mengamankan pelaku berinisial BE (24) warga Kecamatan Kota Padang di rumah mertuanya di Desa Lubuk Besar Kabupaten Musi Rawas.

BE sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Dari pengakuan tersangka, dirinya tak memiliki dendam terhadap sang kakak, namun dirinya mengakui perbuatannya sendiri.

“Aku tidak sakit hati karena kakak aku mau menjual tanah warisan orang tua. Dirinya juga mengaku meski aku pernah ditujah olehnya aku tidak sakit dan tidak membalas dendam,” kata BE

Lanjut BE, dirinya tega menghabisi nyawa kakaknya sendiri lantaran khilaf.

“Aku cuman mau jual kebun warisan dari orang tua, rencana mau aku jual ke korban tanah tersebut kalau dia dak ada duit aku mau minjam uang ke korban,” ujar BE

BE menjelaskan, saat dirinya dihadang oleh korban dirinya terjatuh, ia tidak tau korban datang dari mana.

“Aku lari saat aku nak di kapak lagi aku menghindar, lalu aku sembunyi mau ngambil motor aku, tapi aku ketahuan kemudian aku nak di kapak lagi, tapi aku langsung bunuh korban,” jelas BE

Diberitakan sebelumnya, Terduga pelaku pembunuhan seorang petani Jamenom (45) warga Desa Taba Anyar Kecamatan Kota Padang, Kabupaten Rejang Lebong, berhasil diringkus Tim Opsnal Polsek Kota Padang dan bersama Subdit Jatanras Polda Bengkulu.

Pelaku ternyata masih adik kandung korban sendiri.

Tersangka berinisial BE (24) warga Kecamatan Kota Padang, digelandang dari Rumah Tahanan (rutan) Polres Rejang Lebong ke konferensi pers.

Menggunakan baju biru bertuliskan tahanan Polres Rejang Lebong, dengan kondisi tangan diborgol ke belakang.

Sebelumnya, Jumat 3 Juni 2022 pukul 14.00 WIB, korban ditemukan bersimbah darah di kawasan perkebunan Desa Tanjung Gelang Kecamatan Kota Padang.

Dalam konferensi pers, Kapolres Rejang Lebong, AKBP Tonny Kurniawan mengatakan, setelah melakukan penyelidikan, tersangka diringkus pada Minggu (5/6/2022) kemarin.

“Tersangka diamankan di rumah mertuanya di Desa Lubuk Besar Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut Kabupaten Musi Rawas,” kata AKBP Tonny Kurniawan dalam konferensi pers, Selasa (7/6/2022).

Sementara itu, Kapolsek Kota Padang, Iptu M Zuhdi mengatakan, dari pengakuan tersangka ini dirinya sakit hati terhadap kakak kandungnya sendiri atau korban.

“Tersangka ini merupakan adik bungsu korban, dulu tersangka pernah dianiaya oleh korban,” kata Iptu M Zuhdi.

Lanjut Zuhdi ini, selain melakukan penganiayaan terhadap tersangka, korban juga mau menguasai kebun milik orang tuanya.

“Korban juga mau menguasai warisan dari orang tua mereka, maka terjadilah pembalasan dendam terhadap korban,” ujar Iptu M Zuhdi

Zuhdi menambahkan, saat sebelum kejadian tersangka sudah bersembunyi di sekitar lokasi.

“Saat melihat korban, tersangka langsung menikam korban dengan senjata tajam jenis pisau melubangi pinggang sebelah kanan korban sebanyak 2 lobang hingga tembus ke perut korban,” ucap Iptu M Zuhdi.

Dari tangan pelaku polisi mengamankan, 1 bilah senjata tajam jenis pisau, 1 lembar KTP, dan 1 unit sepeda motor.

Tersangka disangkakan pasal 338KUHP tentang tindak pidana pembunuhan, dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, seorang Petani ditemukan tewas oleh warga di Jalan menuju perkebunan di kawasan Desa Tanjung Galang.

Penemuan mayat ini, pada Jumat 3 Juni 2022 pukul 14.00 WIB kemarin. Diketahui jenazah bernama Jamenom (45) Warga Desa Taba Anyar Kecamatan Kota Padang.

Usai warga mengetahui identitas korban, warga langsung memberitahukan pihak keluarga.

Lalu pihak keluarga langsung menuju lokasi kejadian.

Sesampainya di sana keluarga korban sudah melihat korban tak bernyawa lagi, lalu melaporkan kejadian ini ke Polsek Kota Padang, guna ditindaklanjuti.

Kasi Humas Polres Rejang Lebong, Iptu Bertha A Ginting, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Laporan terkait dugaan tindak pidana pembunuhan tersebut juga sudah diterima.

“Ditubuh korban ditemukan sejumlah luka tusuk di bagian perut, anggota juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini,” kata Iptu Bertha A Ginting.

( Sumber Tribun Bengkulu )

__Terbit pada
Juni 8, 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.